Bentrok SAD dan Perusahaan di Sarolangun, Empat Warga Luka-Luka

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sarolangun, Pribhumi.com – Konflik antara Suku Anak Dalam (SAD) dengan pihak perusahaan kembali memanas di Kabupaten Sarolangun, Jambi. Insiden bentrokan yang terjadi di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, pada Minggu (12/4/2026) itu mengakibatkan empat warga SAD mengalami luka-luka.

Peristiwa tersebut sempat terekam dalam video yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat sejumlah fasilitas perusahaan, termasuk kantor dan mess karyawan, mengalami kerusakan akibat pecahan kaca dan aksi pembakaran.

Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa bentrokan terjadi tidak lama setelah proses mediasi antara warga SAD dan pihak perusahaan terkait dugaan pencurian buah sawit.

Baca Juga :  Badai Salju Lumpuhkan Michigan: 100 Kendaraan Terlibat Tabrakan Massal

“Awalnya ada dugaan pencurian sawit oleh SAD. Mediasi sudah dilakukan dan sempat selesai, namun saat para pihak kembali, bentrokan kembali terjadi,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Menurut Wendi, kericuhan dipicu kesalahpahaman saat sejumlah warga SAD melintas di pos keamanan perusahaan sambil membawa tandan buah segar (TBS). Pihak keamanan perusahaan menduga buah tersebut baru saja diambil, sehingga memicu adu mulut yang berujung bentrok.

Selain itu, persoalan lain seperti rekrutmen tenaga kerja di perusahaan juga disebut menjadi pemicu yang memperkeruh situasi hingga terjadi konflik terbuka.

Akibat insiden tersebut, empat warga SAD dilaporkan mengalami luka-luka. Sementara itu, pihak kepolisian langsung bergerak cepat mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :  Sampah Berserakan di Bukit Kerman, LSM PEDAS Kritik Kinerja DLH Kerinci

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Polres Sarolangun mengerahkan sebanyak 96 personel gabungan serta memperkuat pengamanan dengan satu pleton Brimob. Langkah-langkah preemtif dan preventif juga terus dilakukan bersama bantuan dari Polda Jambi.

“Kami terus melakukan pendekatan kepada tokoh SAD, pihak perusahaan, dan stakeholder terkait agar penyelesaian bisa ditempuh melalui jalur mediasi,” kata Wendi.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial.

“Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sarolangun agar tetap aman dan kondusif, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Enam Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor di Limun Sarolangun
Kecelakaan Maut di Lintas Sumatera Sarolangun, Anggota DPRD Merangin Meninggal Dunia
Polres Sarolangun Gagalkan Peredaran 42 Kg Ganja Lintas Provinsi, Satu Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 23:59 WIB

Bentrok SAD dan Perusahaan di Sarolangun, Empat Warga Luka-Luka

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:00 WIB

Enam Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor di Limun Sarolangun

Sabtu, 17 Januari 2026 - 06:59 WIB

Kecelakaan Maut di Lintas Sumatera Sarolangun, Anggota DPRD Merangin Meninggal Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:00 WIB

Polres Sarolangun Gagalkan Peredaran 42 Kg Ganja Lintas Provinsi, Satu Pelaku Diamankan

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

DPO Narkotika 58 Kg Alung Ramadhan Dikabarkan Ditangkap di Kuala Tungkal

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:44 WIB