Penghapusan Anggaran Publikasi DPRD Kerinci dan Sungai Penuh Menuai Kritik: Transparansi Dipertanyakan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com – Keputusan mengejutkan datang dari DPRD Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh yang secara resmi menghapus seluruh anggaran publikasi media dalam rancangan anggaran tahun 2025. Kebijakan tersebut sontak memicu polemik di kalangan masyarakat dan penggiat keterbukaan informasi.

Langkah ini dianggap sebagai kemunduran serius dalam mendorong transparansi serta komunikasi yang sehat antara legislatif dan publik. Tanpa publikasi, kinerja dewan dinilai akan sulit diawasi dan menimbulkan jarak antara wakil rakyat dan konstituennya.

Pihak DPRD berdalih bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari efisiensi anggaran. Namun, banyak pihak mempertanyakan keabsahan alasan tersebut, mengingat transparansi informasi adalah fondasi utama dalam pemerintahan yang bersih.

Baca Juga :  Efyarman Resmi Nahkodai Hulubalang Sakti Alam Kerinci Periode 2026–2030

“Kalau memang ingin efisien, kenapa bukan pos anggaran reses yang dipangkas? Banyak kegiatan dewan yang bahkan tidak diketahui oleh publik karena tidak pernah dipublikasikan,” kata salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebut namanya.

Lebih jauh, muncul dugaan bahwa penghapusan anggaran ini berkaitan dengan kepentingan anggota dewan terhadap program Pokok Pikiran (Pokir), yang dianggap lebih menguntungkan secara personal dan cenderung tertutup dari pengawasan publik.

Safwandi., Dpt, tokoh adat Kerinci sekaligus Pimpinan Media Andalas Group, angkat bicara keras menanggapi kebijakan tersebut. Ia menyebut keputusan DPRD itu sebagai bentuk mundurnya komitmen terhadap prinsip transparansi.

“Ini bukan hanya soal anggaran. Ini menyangkut hak masyarakat untuk tahu apa yang dikerjakan oleh wakil mereka di parlemen,” tegas Safwandi, Sabtu (18/10/2025).

Baca Juga :  Longsor Putus Akses Kerinci–Bangko, Jalur Nasional Kini Dibuka Sistem Buka Tutup

Menurutnya, penghapusan dana publikasi berpotensi menimbulkan kesan bahwa ada agenda tersembunyi dalam aktivitas DPRD yang tidak ingin diketahui masyarakat luas.

“Kalau tidak ada yang disembunyikan, kenapa takut untuk dipublikasikan? Media adalah mitra pemerintah, bukan musuh,” tambahnya.

Safwandi mendesak agar kebijakan tersebut segera ditinjau ulang. Ia menekankan bahwa media memiliki peran vital dalam membangun masyarakat yang sadar informasi dan aktif mengawasi jalannya pemerintahan.

“Kami minta Pemda dan DPRD segera mengevaluasi keputusan ini. Jangan biarkan kepercayaan publik runtuh hanya karena kebijakan yang tidak berpihak pada keterbukaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ribuan Warga Sungai Penuh Semarakkan Pawai Obor Tahun Baru Islam, Wako Alfin Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani
Polres Kerinci Gelar Presisi Merdeka Run 2026 di Jambi Agustus Mendatang
Bupati Kerinci Monadi Tinjau Progres Jalan Renah Pemetik, Pastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Target
Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Ditutup Sementara, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
“Kemenhaj Kerinci: Jamaah Haji Kloter BTH 19 hingga 25 Segera Kembali ke Tanah Air”.
Sidang MDR Memanas, Jaksa Ungkap Pengakuan Terdakwa, PH Minta Tes DNA
Satreskrim Polres Kerinci Limpahkan Tersangka Kasus BBM Subsidi Ilegal ke Kejari Sungai Penuh
Wako Alfin Terima Yayasan Regen, Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Jadi Fokus Bersama

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:00 WIB

Ribuan Warga Sungai Penuh Semarakkan Pawai Obor Tahun Baru Islam, Wako Alfin Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:00 WIB

Polres Kerinci Gelar Presisi Merdeka Run 2026 di Jambi Agustus Mendatang

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bupati Kerinci Monadi Tinjau Progres Jalan Renah Pemetik, Pastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Target

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:20 WIB

Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Ditutup Sementara, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:16 WIB

“Kemenhaj Kerinci: Jamaah Haji Kloter BTH 19 hingga 25 Segera Kembali ke Tanah Air”.

Berita Terbaru