Demo di DPR hingga Bundaran HI Hari Ini, Polisi Imbau Pengendara Hindari Sejumlah Ruas Jalan

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com – Sejumlah kawasan di Jakarta diperkirakan mengalami peningkatan kepadatan lalu lintas pada Rabu (28/10/2026) seiring rencana aksi demonstrasi yang melibatkan mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat. Pengendara diimbau mencari jalur alternatif untuk menghindari potensi kemacetan.

Berdasarkan informasi dari TMC Polda Metro Jaya, aksi penyampaian pendapat dijadwalkan berlangsung di beberapa titik, meliputi kawasan Gedung DPR/MPR RI, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Monumen Nasional (Monas), hingga Tugu Tani.

Informasi mengenai rencana demonstrasi tersebut juga beredar melalui akun media sosial BEM UI. Dalam unggahan yang dirujuk detikOto, aksi di Bundaran HI dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, pemberitahuan dari TMC Polda Metro Jaya menyebutkan kegiatan penyampaian pendapat di sejumlah lokasi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kepolisian memperkirakan aktivitas massa dapat memengaruhi kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi aksi. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, petugas akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional sesuai dengan perkembangan di lapangan.

Baca Juga :  Edarkan beras tidak sesuai standar mutu pada kemasan, Polri tetapkan 28 tersangka

Pengendara Diminta Siapkan Rute Alternatif

Masyarakat yang berencana melintasi kawasan DPR/MPR RI, Bundaran HI, Monas, dan Tugu Tani disarankan mempertimbangkan jalur perjalanan sebelum berangkat.

Pengendara juga diimbau menyesuaikan waktu keberangkatan guna mengantisipasi kemungkinan keterlambatan akibat kepadatan kendaraan maupun perubahan pengaturan lalu lintas.

Dalam keterangannya melalui media sosial, TMC Polda Metro Jaya meminta masyarakat menghindari titik-titik yang menjadi lokasi demonstrasi apabila tidak memiliki keperluan mendesak.

“Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan tersebut, menggunakan rute alternatif, mengatur waktu perjalanan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” demikian imbauan TMC Polda Metro Jaya.

Hingga informasi tersebut disampaikan, belum ada rincian lebih lanjut mengenai ruas jalan yang akan ditutup maupun skema rekayasa lalu lintas yang diterapkan.

Karena pengaturan kendaraan dapat berubah mengikuti situasi, pengguna jalan disarankan memantau informasi resmi kepolisian dan mematuhi petunjuk petugas selama perjalanan.

Baca Juga :  Gunung Kerinci Bersiap Sambut Pelari Dunia dalam Ajang Internasional "Kerinci 100" 2026

Polri Ajak Massa Sampaikan Aspirasi secara Damai

Di tengah rencana aksi demonstrasi tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengingatkan masyarakat agar menyampaikan pendapat di muka umum dengan mengedepankan ketertiban dan tanggung jawab.

Dikutip dari Antara, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyatakan bahwa perbedaan pendapat dan kritik merupakan bagian dari kehidupan demokrasi.

Masyarakat tetap memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi. Namun, pelaksanaannya diharapkan berlangsung secara damai dan tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban umum.

Polri juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, terutama informasi yang berpotensi memicu provokasi di tengah berlangsungnya aksi.

Bagi warga yang akan beraktivitas di Jakarta Pusat, memperhatikan perkembangan informasi lalu lintas dan memilih rute perjalanan yang sesuai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko terjebak kemacetan. (Dla)

Berita Terkait

Siklon ARNAB Menjauh, BMKG Waspadai Potensi Hujan Lebat Akibat Sistem Siklonik Baru di Laut Andaman
Harga Emas Antam Stabil di Rp 2,54 Juta per Gram, Simak Daftar Harga Terbarunya
Isu BPJS Kesehatan Dihapus dan Diganti Klinik Koperasi Merah Putih Ramai di Media Sosial
Magang Nasional 2026 Batch 3 Segera Dibuka, Simak Jadwal Pendaftaran hingga Pengumuman Seleksi
IHSG Anjlok 1,22%, MBSS Dapat Kontrak Rp6 Triliun dan BUMI Ekspansi ke Australia
BMKG Petakan Wilayah Berisiko Kekeringan hingga Akhir Oktober 2026, Ini Daftar Daerahnya
Pemerintah Garap 500 Ribu Hektare Rawa Mineral untuk Perluasan Sawah Nasional
Megaproyek IKN Berlanjut, Kompleks Legislatif dan Yudikatif Masih Dibangun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Demo di DPR hingga Bundaran HI Hari Ini, Polisi Imbau Pengendara Hindari Sejumlah Ruas Jalan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Siklon ARNAB Menjauh, BMKG Waspadai Potensi Hujan Lebat Akibat Sistem Siklonik Baru di Laut Andaman

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Harga Emas Antam Stabil di Rp 2,54 Juta per Gram, Simak Daftar Harga Terbarunya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:36 WIB

Magang Nasional 2026 Batch 3 Segera Dibuka, Simak Jadwal Pendaftaran hingga Pengumuman Seleksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:25 WIB

IHSG Anjlok 1,22%, MBSS Dapat Kontrak Rp6 Triliun dan BUMI Ekspansi ke Australia

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Audit Rumah Tasya Farasya Ungkap Besi dan Mutu Beton Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 29 Okt 2026 - 11:03 WIB