JAKARTA, Pribhumi.com – Marc Marquez kembali mencatatkan pencapaian penting di ajang MotoGP setelah meraih kemenangan pada seri Jepang. Hasil tersebut membuat koleksi kemenangan pembalap asal Spanyol itu di kelas premier semakin mendekati rekor Valentino Rossi.
Kemenangan di Jepang menjadi kemenangan ke-79 Marquez di kelas premier. Ia kini hanya membutuhkan 11 kemenangan lagi untuk menyamai catatan Rossi yang mengoleksi 89 kemenangan.
Selisih Kemenangan Semakin Tipis
Rossi masih berada di posisi teratas dalam daftar pembalap dengan kemenangan terbanyak di kelas premier. Legenda MotoGP asal Italia tersebut mengumpulkan 89 kemenangan sepanjang kariernya di kelas utama.
Rossi meraih kemenangan pertamanya di kelas premier pada 2000 dan mencatat kemenangan terakhir pada 2017. Sementara Marquez mulai mengukir kemenangan di MotoGP sejak musim debutnya pada 2013.
Sejak saat itu, Marquez terus menambah koleksi kemenangan dan kini semakin dekat dengan catatan Rossi.
Marquez Tak Terlalu Memikirkan Rekor
Meski peluang memecahkan rekor Rossi semakin terbuka, Marquez justru memilih tidak menjadikan statistik tersebut sebagai fokus utama.
Ia menilai perjalanan setiap atlet memiliki cerita tersendiri, termasuk masa-masa sulit berupa cedera maupun periode ketika meraih banyak kemenangan.
Marquez mengatakan dirinya lebih memilih menikmati pencapaian yang telah diraih selama berkarier di MotoGP.
Menurutnya, periode sebelum mengalami cedera pada 2020 memang menjadi bagian luar biasa dalam perjalanan kariernya. Namun, proses pemulihan dan kemampuannya kembali bersaing setelah cedera justru memiliki arti yang lebih besar bagi kehidupannya.
Pemulihan Cedera Jadi Bagian Penting
Marquez menilai keberhasilannya bangkit setelah mengalami cedera serius menjadi salah satu pencapaian yang paling bermakna.
Baginya, kemampuan untuk kembali tampil kompetitif setelah melewati masa sulit memberikan kepuasan tersendiri. Karena itu, rekor kemenangan bukan satu-satunya ukuran yang menjadi perhatian pembalap tersebut.
Dengan 79 kemenangan di kelas premier, Marquez masih memiliki peluang memperpendek jarak dengan Rossi. Namun, ia memilih menjalani setiap balapan dan perjalanan kariernya tanpa terlalu terbebani oleh catatan statistik. (Hst)






