JAKARTA, Porosjambimedia.com – Kabar berakhirnya perjalanan Lionel Messi bersama Timnas Argentina menjadi momen emosional bagi para pemain dan pendukung Albiceleste. Penyerang Argentina, Lautaro Martinez, menyebut perpisahan tersebut sebagai hari yang tidak pernah diharapkan oleh siapa pun di Negeri Tango.
Pertandingan Argentina melawan Benin di Estadio Monumental, Buenos Aires, pada Rabu (7/10/2026) pagi WIB, disebut menjadi momen perpisahan Messi bersama tim nasional. Dalam laga tersebut, Argentina meraih kemenangan 3-0.
Nicolas Otamendi, Nico Paz, dan Messi masing-masing mencatatkan nama di papan skor. Hasil positif itu menjadi penutup yang manis bagi Messi dalam pertandingan yang sarat emosi bagi skuad Argentina.
Lautaro Martinez Sampaikan Penghormatan
Lautaro Martinez telah bermain bersama Messi selama bertahun-tahun di Timnas Argentina. Penyerang yang membela Inter Milan tersebut memahami besarnya pengaruh La Pulga terhadap perjalanan dan keberhasilan tim nasional.
Melalui pesan perpisahannya, Lautaro mengungkapkan bahwa berakhirnya kebersamaan dengan Messi bukanlah sesuatu yang diinginkan para pemain. Meski demikian, ia mengaku bersyukur pernah berbagi lapangan dan merasakan berbagai momen penting bersama sang kapten.
“Malam yang tidak pernah kami inginkan untuk datang, tetapi saya menikmatinya sepenuhnya seperti semua momen yang telah saya jalani bersama kamu. Kamu dahulu, sekarang, dan akan selalu menjadi yang terhebat sepanjang masa,” demikian pesan Lautaro Martinez yang dikutip dari Football Italia.
Ungkapan tersebut menggambarkan penghormatan Lautaro terhadap sosok Messi, yang selama bertahun-tahun menjadi figur penting di ruang ganti maupun di lapangan.
Catatan Gemilang Messi Bersama Argentina
Messi meninggalkan jejak besar dalam sejarah sepak bola Argentina. Berdasarkan data yang tercantum dalam laporan sumber, ia telah mencatatkan 208 penampilan dan mencetak 126 gol bersama tim nasional.
Kontribusinya juga terlihat dari deretan gelar bergengsi yang berhasil diraih bersama Albiceleste. Messi membawa Argentina menjuarai Copa America pada 2021 dan 2024, meraih Finalissima 2022, serta mencapai puncak dengan memenangkan Piala Dunia 2022.
Di level individu, Messi juga dikenal sebagai peraih delapan penghargaan Ballon d’Or, yang semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola.
Selain Messi, Nicolas Otamendi juga dikabarkan menjalani momen perpisahan pada kesempatan yang sama. Kepergian dua pemain senior tersebut menandai kemungkinan perubahan besar dalam komposisi dan kepemimpinan skuad Argentina.
Tantangan Baru bagi Albiceleste
Berakhirnya perjalanan Messi bersama tim nasional akan menjadi tantangan tersendiri bagi Argentina. Tim harus mempersiapkan regenerasi pemain sekaligus mempertahankan standar permainan yang telah membawa mereka meraih berbagai prestasi.
Bagi Lautaro dan rekan-rekannya, warisan Messi bukan hanya soal gol dan trofi, tetapi juga pengalaman, kepemimpinan, serta standar kompetitif yang dibangunnya selama membela negara.
Meski era baru menanti, kontribusi Messi akan tetap menjadi bagian penting dari sejarah sepak bola Argentina dan kenangan bagi para pemain yang pernah berjuang bersamanya. (Hst)






