JAKARTA, Porosjambimedia.com – Timnas Indonesia mulai menyusun agenda persiapan untuk menghadapi Piala Asia 2027. Pelatih John Herdman merencanakan pertandingan uji coba internasional pada November 2026, dilanjutkan dengan pemusatan latihan pada akhir Desember sebelum turnamen dimulai.
Agenda tersebut disiapkan untuk membantu skuad Garuda meningkatkan kesiapan tim sekaligus beradaptasi dengan kondisi kawasan Timur Tengah, mengingat Piala Asia 2027 akan berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.
Persiapan ini dilakukan setelah Indonesia meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (6/10/2026), Indonesia mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2 setelah kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit.
Gelar tersebut menjadi pencapaian penting bagi sepak bola Indonesia. Meski demikian, Herdman tidak ingin timnya terlalu lama larut dalam perayaan dan memilih segera mengarahkan perhatian pada tantangan berikutnya di level Asia.
Uji Coba di Timur Tengah pada November
Tahap awal persiapan Timnas Indonesia dijadwalkan berlangsung pada jeda internasional pertengahan November 2026. Salah satu agenda yang direncanakan adalah pertandingan tandang melawan Yordania pada 13 November 2026.
Selain laga tersebut, tim pelatih juga berupaya mencari lawan lain yang dinilai sesuai untuk menguji kesiapan Indonesia sebelum tampil di turnamen kontinental.
Pemilihan Timur Tengah sebagai lokasi pertandingan uji coba menjadi bagian dari strategi adaptasi. Melalui rangkaian pertandingan tersebut, para pemain diharapkan dapat membiasakan diri dengan lingkungan dan situasi yang mendekati kondisi saat Piala Asia berlangsung.
Herdman menyampaikan bahwa tim berencana berkumpul langsung di kawasan tersebut selama jeda internasional. Ia juga berharap Indonesia bisa menghadapi lawan-lawan kompetitif agar proses persiapan berjalan optimal.
Pemusatan Latihan Dimulai 27 Desember
Setelah menyelesaikan agenda pertandingan pada November, Timnas Indonesia dijadwalkan kembali berkumpul pada 27 Desember 2026 untuk menjalani pemusatan latihan atau pre-camp.
Program tersebut direncanakan berlangsung selama 10 hari sebagai tahap akhir persiapan menjelang pertandingan pertama di Piala Asia 2027.
Dalam periode ini, tim pelatih akan mematangkan kesiapan skuad sebelum memasuki persaingan resmi. Program latihan diharapkan dapat membantu meningkatkan koordinasi antarpemain, memantapkan strategi permainan, serta menjaga kondisi fisik para pemain.
Dengan waktu persiapan yang telah dirancang, Herdman berupaya memastikan Indonesia datang ke Arab Saudi dengan kesiapan yang lebih baik dan mampu bersaing menghadapi tim-tim kuat Asia.
Tantangan Berat di Grup F
Pada putaran final Piala Asia 2027, Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Persaingan di grup tersebut diperkirakan berlangsung ketat karena ketiga lawan memiliki pengalaman dan kualitas dalam kompetisi sepak bola Asia.
Karena itu, rangkaian uji coba internasional dan pemusatan latihan menjadi bagian penting dari upaya membangun tim yang kompetitif.
Setelah keberhasilan di ajang regional, Timnas Indonesia kini menghadapi tantangan yang lebih besar. Konsistensi permainan, kesiapan fisik, dan kemampuan menjalankan strategi akan menjadi faktor penting dalam perjuangan skuad Garuda di Piala Asia 2027. (Hst)






