Medan, Pribhumi.com – Berbuka puasa identik dengan makanan dan minuman manis yang menyegarkan, termasuk aneka buah. Namun, kondisi lambung setelah seharian kosong membuatnya lebih sensitif. Tidak semua buah aman dikonsumsi langsung saat berbuka, terutama bagi yang memiliki riwayat maag atau asam lambung.
Saat perut kosong, produksi asam lambung meningkat. Jika salah memilih makanan, rasa perih, kembung, hingga nyeri dada bisa muncul. Karena itu, penting mengetahui jenis buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi sebagai menu pertama saat berbuka.
Beberapa buah tinggi serat seperti apel dapat terasa berat bagi lambung jika dimakan mentah saat perut kosong. Bagi sebagian orang, hal ini bisa memicu kembung dan rasa tidak nyaman.
Pepaya memang dikenal baik untuk pencernaan, tetapi pada kondisi perut kosong bisa memberikan efek laksatif ringan yang memicu mulas pada lambung sensitif.
Semangka yang kaya air dan gula alami memang menyegarkan. Namun, konsumsi berlebihan saat berbuka bisa memicu lonjakan gula darah yang cepat, lalu turun drastis sehingga tubuh terasa lemas.
Mangga juga memiliki kandungan fruktosa cukup tinggi. Jika dimakan saat perut kosong, sebagian orang dapat merasakan gangguan pencernaan atau rasa tidak nyaman.
Pisang mengandung kalium dan magnesium yang bermanfaat, tetapi konsumsi dalam kondisi perut kosong bisa memicu rasa kurang nyaman pada lambung tertentu.
Kelompok buah citrus seperti jeruk, lemon, dan grapefruit memiliki kadar asam tinggi. Jika langsung dikonsumsi saat berbuka, risiko iritasi lambung dan sensasi terbakar di dada bisa meningkat.
Nanas pun perlu diwaspadai. Buah ini mengandung enzim bromelain serta asam alami yang dapat memicu rasa perih apabila dimakan ketika lambung belum terisi makanan lain.
Agar berbuka tetap nyaman, disarankan memulai dengan air putih dan makanan ringan yang mudah dicerna, lalu mengonsumsi buah setelah perut terisi. Dengan pola makan yang tepat, tubuh tetap bugar selama menjalankan ibadah puasa.











