Safwandi.,Dpt: Dukungan Berbagai Elemen Masyarakat, P3-TGAI Diharapkan Dapat Memperkuat Sektor Pertanian

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com  – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) terus berjalan di berbagai daerah sebagai upaya pemerintah menjaga ketahanan dan swasembada pangan nasional. Program ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 2 Tahun 2025 dengan melibatkan pemerintah pusat hingga daerah bersama petani dalam memperkuat jaringan irigasi.

Program berada di bawah koordinasi Kementerian PUPR melalui Ditjen Sumber Daya Air, dengan dukungan Balai Besar/Balai Wilayah Sungai (BBWS/BWS) dan Konsultan Manajemen Balai (KMB). Pemerintah pusat tidak hanya menyediakan pendanaan, tetapi juga melakukan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi agar pelaksanaan sesuai target.

Masyarakat menilai program ini memberi manfaat besar. Saat kemarau, sawah tetap mendapat pasokan air, sementara di musim hujan, jaringan irigasi mampu menyalurkan air berlebih sehingga lahan pertanian terhindar dari banjir. Meski demikian, sebagian pihak masih bersikap skeptis karena kurangnya sosialisasi serta munculnya kritik dari beberapa media dan LSM.

Baca Juga :  Kabupaten Kerinci Siap Gelar Perayaan HKG PKK ke-53 dan HUT Dekranasda ke-45 dengan Beragam Acara Meriah

Aktivis Efyarman menilai, P3-TGAI sangat penting bagi Sungai Penuh dan Kerinci yang dikenal sebagai lumbung pangan Provinsi Jambi. “Kritik terhadap pelaksanaan program itu hal biasa dalam demokrasi. Tujuan akhirnya tetap sama, bagaimana masyarakat bisa sejahtera. Jika ada kekurangan, tentu bisa diperbaiki,” ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Balai Wilayah Sungai yang kembali merealisasikan program ini di Kerinci dan Sungai Penuh setelah sempat vakum lebih dari tiga tahun.

Baca Juga :  Mesir temukan tiga artefak kuno dari dasar Laut Mediterania

Hal senada disampaikan oleh salah satu tokoh Adat Kerinci, Safwandi, Dpt yang menjabat sebagai Sekjen Lembaga Adat Melayu (LAM) Kerinci. Ia menekankan agar perbedaan pendapat jangan sampai menjadi blunder yang merugikan petani.

“Jangan sampai program ini terhenti hanya karena isu yang digeneralisir. Fungsi LSM, ormas, dan media adalah memberi kritik agar sesuai juknis, bukan membentuk persepsi gagal total. Kita harus merangkul semua pihak agar program ini berjalan sesuai rencana,” ungkapnya.

Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, P3-TGAI diharapkan dapat memperkuat sektor pertanian, menjaga ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kerinci dan Sungai Penuh.

Sumber Berita: Gempurnews.co.id

Berita Terkait

PLTA Batang Merangin Berkapasitas Besar, Kenapa Kerinci Masih Padam? Ini Kata PLN
Warga Desa Semerah Desak Bupati Kerinci Nonaktifkan Kepala Desa
Tradisi “Njuk Tau Nenghi” Sambut Idul Adha Tetap Dilestarikan di Tigo Luhah Semurup
Waspada! Akun Facebook Mengatasnamakan Bupati Kerinci Dipastikan Palsu
PLN Masih Terapkan Pemadaman Bergilir di Kerinci dan Sungai Penuh, Pemulihan Jaringan Terus Berlangsung
Banjir Bandang Terjang Dua Desa di Kerinci, Bupati Monadi Turun Langsung Tinjau Lokasi
Bahasa Kias Kerinci, Identitas Budaya yang Mulai Tergerus Zaman
LAM-SAK Dorong Strategi Pembangunan Berbasis Budaya dan Sejarah Kerinci dalam Diskusi Rabuan Roadshow 2026

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:48 WIB

PLTA Batang Merangin Berkapasitas Besar, Kenapa Kerinci Masih Padam? Ini Kata PLN

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:00 WIB

Warga Desa Semerah Desak Bupati Kerinci Nonaktifkan Kepala Desa

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:00 WIB

Waspada! Akun Facebook Mengatasnamakan Bupati Kerinci Dipastikan Palsu

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:22 WIB

PLN Masih Terapkan Pemadaman Bergilir di Kerinci dan Sungai Penuh, Pemulihan Jaringan Terus Berlangsung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:00 WIB

Banjir Bandang Terjang Dua Desa di Kerinci, Bupati Monadi Turun Langsung Tinjau Lokasi

Berita Terbaru

Bengkulu

Anak Oknum Polisi Diduga Ancam Wartawan dengan Pistol

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:00 WIB

Merangin

Remaja 19 Tahun Hanyut di Sungai Batang Merangin

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:00 WIB