Jakarta, Pribhumi.com – Dinding rumah yang tadinya bersih bisa berubah menjadi penuh noda akibat ulah anak-anak yang gemar menggambar menggunakan spidol, krayon, maupun pulpen. Coretan tersebut terkadang sulit dihilangkan, terutama jika menggunakan tinta permanen yang tidak cukup dibersihkan hanya dengan air.
Kebiasaan mencoret dinding sebenarnya merupakan salah satu bentuk eksplorasi anak. Dinding yang luas dan mudah dijangkau sering kali menjadi media bagi mereka untuk menuangkan kreativitas melalui gambar dan berbagai bentuk coretan.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Studies in Art Education pada 1988 menjelaskan bahwa media gambar berukuran lebih besar memberikan kesempatan kepada anak untuk membuat detail lebih banyak melalui gerakan tangan yang lebih leluasa.
Karena itu, orang tua tidak perlu langsung memarahi anak ketika menemukan dinding rumah penuh gambar. Sebagai gantinya, cobalah membersihkan noda tersebut menggunakan beberapa bahan sederhana. Dikutip dari Reader’s Digest, berikut tiga metode yang bisa dicoba.
1. Manfaatkan Spidol Khusus Papan Tulis
Spidol papan tulis atau whiteboard marker ternyata bisa digunakan untuk membantu menghilangkan bekas tinta permanen di dinding.
Caranya cukup sederhana. Goreskan spidol papan tulis tepat di atas bagian yang terkena coretan. Setelah itu, segera bersihkan menggunakan kain microfiber dengan gerakan perlahan.
Metode ini dapat membantu melarutkan atau mengangkat noda tinta sehingga lebih mudah dibersihkan. Namun, sebaiknya lakukan pengujian terlebih dahulu pada bagian dinding yang tersembunyi untuk memastikan cat tidak berubah warna.
2. Kombinasikan Pembersih Kaca dan Magic Eraser
Cara berikutnya adalah menggunakan cairan pembersih kaca yang dipadukan dengan spons magic eraser.
Pertama, semprotkan sedikit cairan pembersih kaca pada bagian dinding yang terkena coretan. Diamkan beberapa saat sesuai petunjuk penggunaan produk.
Selanjutnya, gosok noda secara perlahan menggunakan magic eraser. Hindari tekanan berlebihan karena permukaan spons tersebut memiliki kemampuan abrasif yang berpotensi membuat lapisan cat terkikis.
Setelah noda mulai memudar, bersihkan kembali menggunakan kain microfiber yang sudah dibasahi air sabun. Terakhir, usap dengan kain lembap untuk menghilangkan sisa cairan, kemudian biarkan dinding mengering.
3. Gunakan Campuran Alkohol dan Air
Alkohol juga bisa menjadi alternatif untuk mengatasi noda tinta yang membandel, termasuk bekas spidol permanen.
Siapkan alkohol dan air dengan perbandingan 1:1. Campurkan kedua bahan tersebut, kemudian basahi kain bersih menggunakan larutan yang sudah dibuat.
Tempelkan dan gosok kain secara perlahan pada bagian yang terkena tinta. Ulangi beberapa kali hingga noda berangsur-angsur hilang.
Jika coretan sudah terangkat, bersihkan kembali permukaan dinding menggunakan air sabun. Setelah itu, usap dengan kain lembap dan tunggu sampai benar-benar kering.
Perhatikan Kondisi Cat Sebelum Membersihkan
Sebelum menerapkan salah satu metode tersebut, penting untuk mencoba bahan pembersih pada area kecil yang tidak terlalu terlihat. Pasalnya, setiap jenis cat dinding memiliki ketahanan berbeda terhadap alkohol, cairan pembersih, maupun gesekan spons.
Hindari menggosok terlalu keras agar warna cat tidak memudar atau lapisannya terkelupas. Dengan cara yang tepat, noda coretan anak bisa dibersihkan tanpa harus buru-buru mengecat ulang seluruh dinding. (Dta)






