Ingin Bisnis UMKM Makin Berkembang? Ini 5 Strategi Memanfaatkan Teknologi Digital

- Jurnalis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com– Perkembangan teknologi digital memberikan kesempatan lebih besar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya. Kini, kegiatan pemasaran, penjualan, hingga pengelolaan transaksi dapat dilakukan secara online sehingga operasional usaha menjadi lebih praktis dan efisien.

Meski demikian, pemanfaatan teknologi perlu diimbangi dengan strategi bisnis yang tepat. Pelaku usaha tidak hanya dituntut mampu memasarkan produk, tetapi juga menjaga kualitas, memberikan pelayanan terbaik, serta mengelola keuangan secara teratur.

Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ada sejumlah langkah yang dapat diterapkan untuk meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar digital. Berikut lima strategi yang bisa menjadi pertimbangan.

1. Jaga Mutu Produk dan Kepuasan Pelanggan

Kualitas produk merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli. Produk yang memiliki mutu baik dan konsisten berpeluang mendapatkan kepercayaan pelanggan serta mendorong pembelian berulang.

Pelaku usaha dapat melakukan evaluasi secara berkala terhadap bahan baku, proses produksi, kemasan, hingga daya tahan produk. Masukan dari pelanggan juga perlu diperhatikan untuk mengetahui bagian yang masih harus diperbaiki.

Jika peningkatan kualitas menyebabkan biaya produksi bertambah, penyesuaian harga dapat dilakukan dengan mempertimbangkan daya beli konsumen dan harga produk sejenis di pasaran.

2. Gunakan Media Sosial sebagai Sarana Pemasaran

Media sosial dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun hubungan dengan calon pembeli. Platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok memungkinkan pelaku usaha menampilkan foto produk, membuat video promosi, serta menyampaikan informasi mengenai harga dan cara pemesanan.

Agar promosi lebih efektif, konten sebaiknya dibuat secara konsisten dengan memperhatikan kebutuhan target pasar. Pelaku usaha juga dapat memanfaatkan ulasan pelanggan, demonstrasi penggunaan produk, dan penawaran khusus untuk menarik perhatian calon konsumen.

Interaksi dengan pengikut tidak kalah penting. Menanggapi pertanyaan, komentar, maupun pesan pelanggan secara cepat dapat membantu membangun kepercayaan terhadap bisnis.

Baca Juga :  Waspadai Perubahan Urine, Ini 5 Tanda Awal Gangguan Ginjal yang Sering Diabaikan

3. Permudah Proses Pembayaran

Pengalaman berbelanja yang nyaman tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemudahan pembayaran. Karena itu, pelaku usaha perlu mempertimbangkan metode transaksi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Pilihan pembayaran digital seperti QRIS, dompet elektronik, transfer bank, dan virtual account dapat menjadi alternatif selain pembayaran tunai. Ketersediaan beberapa metode transaksi membantu pelanggan memilih cara pembayaran yang paling praktis bagi mereka.

Pelaku usaha juga perlu memastikan setiap transaksi tercatat dengan baik. Catatan tersebut dapat digunakan untuk memeriksa pemasukan, mencocokkan pembayaran, dan mengurangi risiko kesalahan pencatatan.

4. Manfaatkan Marketplace untuk Menjangkau Konsumen Lebih Luas

Menjual produk melalui marketplace atau platform perdagangan elektronik dapat menjadi pilihan untuk memperluas jangkauan pemasaran. Dengan saluran penjualan online, produk berpeluang ditemukan oleh konsumen di luar wilayah tempat usaha beroperasi.

Agar toko online lebih menarik, penjual perlu menampilkan foto produk yang jelas, memberikan deskripsi lengkap, mencantumkan harga secara transparan, dan menjaga respons terhadap pertanyaan pembeli.

Selain itu, perhatikan biaya administrasi, ongkos pengiriman, serta ketentuan yang berlaku di setiap platform. Perhitungan tersebut penting agar peningkatan penjualan tetap memberikan keuntungan bagi usaha.

5. Pilih Layanan Digital yang Sesuai dengan Kebutuhan Usaha

Teknologi keuangan dapat membantu pelaku usaha mengelola pembayaran dengan lebih praktis. Salah satu layanan yang dapat dipertimbangkan adalah DANA Bisnis, yang menyediakan fasilitas pembayaran digital bagi pelaku usaha sesuai ketentuan layanannya.

Melalui layanan tersebut, pemilik usaha dapat memanfaatkan fitur transaksi digital dan riwayat pembayaran untuk membantu memantau aktivitas keuangan bisnis.

Beberapa fasilitas yang ditawarkan DANA Bisnis antara lain:

  • Biaya layanan: Ketentuan biaya atau MDR perlu diperiksa berdasarkan jenis transaksi dan kebijakan layanan yang berlaku.
  • Pendaftaran QRIS: Pengajuan dapat dilakukan melalui aplikasi DANA dengan mengikuti prosedur serta persyaratan yang ditetapkan.
  • Pengelolaan saldo: Pencairan saldo mengikuti ketentuan, jadwal, dan mekanisme yang berlaku pada layanan.
Baca Juga :  Pemkab dan Polisi Selidiki Penanaman Sawit di Kawasan Bekas Karhutla Dharmasraya

Sebelum menggunakan layanan pembayaran digital, pelaku usaha sebaiknya memahami syarat pendaftaran, biaya, batas transaksi, dan proses pencairan saldo agar dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan operasional.

Cara Mengajukan Pendaftaran DANA Bisnis

Bagi pemilik usaha yang ingin memanfaatkan layanan DANA Bisnis, proses pengajuan dapat dimulai melalui aplikasi DANA. Secara umum, langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Buka aplikasi DANA dan pastikan aplikasi telah diperbarui ke versi terbaru.

2. Cari menu DANA Bisnis atau fitur pendaftaran merchant yang tersedia.

3. Ikuti petunjuk pengajuan layanan atau QRIS pada aplikasi.

4. Isi informasi identitas dan data usaha sesuai permintaan.

5. Lengkapi dokumen pendukung apabila dipersyaratkan.

6. Periksa kembali seluruh informasi sebelum mengirimkan pengajuan.

7. Tunggu proses pemeriksaan dan ikuti petunjuk selanjutnya hingga memperoleh pemberitahuan mengenai status pendaftaran.

Waktu persetujuan dan ketersediaan fitur dapat bergantung pada proses verifikasi serta ketentuan penyedia layanan. Karena itu, pastikan informasi terbaru diperiksa langsung melalui aplikasi atau kanal resmi DANA.

Selain membantu proses pembayaran, program referral yang tersedia dengan syarat tertentu juga dapat menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengenalkan layanan kepada pemilik usaha lain. Namun, calon peserta perlu memeriksa ketentuan program, persyaratan keikutsertaan, dan mekanisme imbalan sebelum bergabung.

Pada akhirnya, keberhasilan bisnis digital tidak hanya bergantung pada penggunaan teknologi. Kualitas produk, strategi pemasaran, pelayanan pelanggan, pencatatan keuangan, dan pemilihan layanan yang tepat tetap menjadi faktor penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan. (Dta)

Berita Terkait

Jangan Diabaikan, Ini 6 Amalan yang Dianjurkan untuk Bekal Menghadapi Alam Kubur
Hujan Deras Bikin Atap Baja Ringan Bising? Coba 5 Cara Ini untuk Meredam Suaranya
4 Makanan dan Minuman yang Bisa Membantu Meredakan Gejala Asam Lambung
Jangan Langsung Buang Air Mendidih ke Wastafel, Ini Risiko yang Mengintai Pipa
5 Pilihan Warna Cat Rumah yang Berpotensi Kurang Menarik bagi Nyamuk, Apa Saja?
Jangan Dibiarkan Menumpuk! Ini 5 Isi Freezer yang Perlu Segera Diperiksa, Termasuk Es Batu.
Asam Jawa, Jahe, dan Serai Bisa Diolah Jadi Minuman Herbal, Ini Potensi Manfaatnya
Bukan Cuma Rumah Kotor, Ini 4 Faktor yang Mengundang Hama Masuk ke Hunian

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:26 WIB

Ingin Bisnis UMKM Makin Berkembang? Ini 5 Strategi Memanfaatkan Teknologi Digital

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:23 WIB

Jangan Diabaikan, Ini 6 Amalan yang Dianjurkan untuk Bekal Menghadapi Alam Kubur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:16 WIB

Hujan Deras Bikin Atap Baja Ringan Bising? Coba 5 Cara Ini untuk Meredam Suaranya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:44 WIB

4 Makanan dan Minuman yang Bisa Membantu Meredakan Gejala Asam Lambung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:55 WIB

Jangan Langsung Buang Air Mendidih ke Wastafel, Ini Risiko yang Mengintai Pipa

Berita Terbaru