BPBD Bima Imbau Warga Tetap Waspada aktivitas Gunung Sangeang Api Meski Gempa Menurun

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima, Pribhumi.com Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima mengingatkan masyarakat di Pulau Sangeang dan kawasan pesisir sekitarnya untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Sangeang Api. Peringatan ini disampaikan meskipun catatan kegempaan gunung menunjukkan tren penurunan dalam beberapa hari terakhir.

“Kami meminta seluruh warga, terutama yang tinggal di sekitar pulau dan pesisir, agar tetap siaga dan mematuhi seluruh imbauan keselamatan,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bima, Nurul Huda, dalam keterangannya di Mataram, Senin.

Menurut Nurul, Gunung Sangeang Api hingga kini masih berada pada status Level II atau Waspada. Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah utama serta pada sektor timur–tenggara hingga mencapai garis pantai sejauh 6,5 kilometer. Penurunan frekuensi gempa, kata dia, belum menjadi dasar bagi pihak berwenang untuk menurunkan level status gunung.

Baca Juga :  5 Provinsi Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan 2026

Pemantauan lapangan terus dilakukan oleh BPBD Bima bersama Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sangeang Api dan BPBD NTB. Sosialisasi mengenai potensi bahaya erupsi serta langkah-langkah evakuasi dini juga terus digencarkan kepada masyarakat yang berpotensi terdampak.

Petugas Pos PGA Sangeang Api, Ari Yuda Eecky Ferlando, turut mengonfirmasi adanya tren penurunan aktivitas kegempaan berdasarkan data instrumen seismik. Meski demikian, ia menegaskan bahwa potensi erupsi masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Baca Juga :  Kasus Pembobolan Bank Jambi Terungkap, Ribuan Rekening Nasabah Terdampak

“Kami tetap siaga dan terus memberikan informasi perkembangan gunung kepada masyarakat. Penurunan aktivitas bukan berarti hilangnya ancaman,” jelas Ari.

Berdasarkan pembaruan data Magma Indonesia per 22 November 2025, Gunung Sangeang Api tercatat mengalami empat kali gempa hembusan, enam kali gempa vulkanik dalam, dua kali gempa tektonik jauh, dan satu kali gempa tremor menerus.

Gunung Sangeang Api yang berada di Pulau Sangeang, sebelah timur Pulau Sumbawa, memiliki ketinggian 1.981 meter di atas permukaan laut. Gunung api tipe A ini termasuk dalam wilayah administratif Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, dan dikenal sebagai salah satu gunung aktif yang rutin menunjukkan aktivitas vulkanik.

Berita Terkait

5 Provinsi Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan 2026
Bantuan Kurban Presiden Prabowo untuk Jambi Disalurkan ke Seluruh Kabupaten dan Kota
PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Sumatra Kembali Normal Pascagangguan Transmisi
PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Sumatera, Pemulihan Sistem Terus Dikebut
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Kerinci dan Sungai Penuh Sore Ini
PLTA Batang Merangin Berkapasitas Besar, Kenapa Kerinci Masih Padam? Ini Kata PLN
Pemkot Sungai Penuh Lepas Nindya Jalankan Tugas Kenegaraan di Istana
Waspada! Akun Facebook Mengatasnamakan Bupati Kerinci Dipastikan Palsu

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:00 WIB

5 Provinsi Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:00 WIB

Bantuan Kurban Presiden Prabowo untuk Jambi Disalurkan ke Seluruh Kabupaten dan Kota

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:00 WIB

PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Sumatra Kembali Normal Pascagangguan Transmisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:50 WIB

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Sumatera, Pemulihan Sistem Terus Dikebut

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:00 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Kerinci dan Sungai Penuh Sore Ini

Berita Terbaru

Jambi

Progres Tol Palembang–Jambi Tembus 82 Persen

Senin, 1 Jun 2026 - 03:00 WIB