Banjir Rendam 21 RT di Jakarta, Dampak Hujan Deras dan Luapan Kali Ciliwung

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah DKI Jakarta pada Kamis malam (16/4/2026) memicu banjir di sejumlah kawasan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 21 rukun tetangga (RT) terdampak genangan hingga Jumat pagi (17/4/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun hingga pukul 08.00 WIB, banjir terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan meluapnya aliran Kali Ciliwung.

Baca Juga :  Jacobo Ramon Pilih Bertahan di Como, Abaikan Peluang Kembali ke Real Madrid Demi Liga Champions

BPBD DKI Jakarta menjelaskan, kenaikan tinggi muka air terpantau di beberapa titik, di antaranya Pos Pantau Depok yang berstatus Siaga 3 pada pukul 21.00 WIB, serta Bendung Katulampa yang juga mencapai status Siaga 3 pada pukul 23.00 WIB. Kondisi tersebut berdampak pada munculnya genangan di sejumlah permukiman warga.

Di Jakarta Selatan, terdapat enam RT yang terdampak banjir, meliputi satu RT di Kelurahan Tanjung Barat, satu RT di Rawajati, serta empat RT di Pejaten Timur.

Baca Juga :  Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Oktober 2026, Cek Syarat dan Lokasi Pengambilan

Sementara itu, wilayah Jakarta Timur menjadi daerah dengan dampak paling luas, yakni sebanyak 15 RT. Rinciannya terdiri dari dua RT di Bidara Cina, empat RT di Kampung Melayu, tujuh RT di Cawang, dan dua RT di Cililitan.

Ketinggian air yang menggenangi permukiman warga bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 80 sentimeter. Hingga saat ini, petugas terus melakukan pemantauan serta penanganan di lokasi terdampak guna memastikan keselamatan warga.

Berita Terkait

Pemerintah Garap 500 Ribu Hektare Rawa Mineral untuk Perluasan Sawah Nasional
Megaproyek IKN Berlanjut, Kompleks Legislatif dan Yudikatif Masih Dibangun
PDIP Buka Peluang Diskusi dengan PKS soal Polemik Ijazah Gibran
90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Disebut Tak Sesuai Klaim, Pemerintah Siapkan Penindakan
Harga Minyak Dunia Meningkat, Pemerintah Pastikan Pertalite Tak Naik
Kakanwil Ditjenpas Jambi Berikan Kuliah Umum dan Penguatan Karakter kepada 800 Taruna Poltekimipas
Bareskrim Bongkar Dugaan Kecurangan Beras Fortifikasi, Klaim Gizi Tak Sesuai Hasil Lab
Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Pemerintah Garap 500 Ribu Hektare Rawa Mineral untuk Perluasan Sawah Nasional

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Megaproyek IKN Berlanjut, Kompleks Legislatif dan Yudikatif Masih Dibangun

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:47 WIB

PDIP Buka Peluang Diskusi dengan PKS soal Polemik Ijazah Gibran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:59 WIB

90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Disebut Tak Sesuai Klaim, Pemerintah Siapkan Penindakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Harga Minyak Dunia Meningkat, Pemerintah Pastikan Pertalite Tak Naik

Berita Terbaru