Batas Akhir Puasa Syawal 2026, Simak Jadwal dan Bacaan Niatnya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Bulan April 2026 masih berada dalam periode Syawal 1447 Hijriah. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah selama enam hari sebagai penyempurna ibadah setelah Ramadan.

Puasa Syawal dapat dilakukan sejak hari kedua Idulfitri hingga akhir bulan Syawal. Bagi yang belum sempat menjalankannya di awal bulan, masih tersedia waktu untuk menunaikannya di hari-hari terakhir.

Berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama RI, 1 Syawal 1447 H bertepatan dengan 21 Maret 2026. Dengan demikian, akhir bulan Syawal jatuh pada 18 April 2026. Artinya, umat Islam masih memiliki kesempatan untuk menunaikan puasa sunnah enam hari hingga tanggal tersebut.

Baca Juga :  Struktur Baru Debalang Sungai Penuh Disahkan, Dani Warman Pimpin Ketua Hulu Balang

Pelaksanaan puasa Syawal tidak harus berturut-turut, namun jumlahnya tetap enam hari sesuai anjuran dalam syariat Islam.

Selain mengetahui batas waktunya, penting juga memahami bacaan niat puasa Syawal. Berikut niat puasa enam hari Syawal:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَةِ سِتَةٍ مِنْ شَوَالٍ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati sittatin min syawwâlin lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah enam hari Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Niat puasa sunnah sebaiknya dibaca pada malam hari, mulai setelah salat Isya hingga sebelum terbit fajar. Namun, jika terlupa, niat masih diperbolehkan diucapkan pada siang hari selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Baca Juga :  Nenek 80 Tahun Dirampok dan Dianiaya di Tanjabtim, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Berikut bacaan niat puasa Syawal yang dibaca di siang hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah Ta’ala.”

Puasa sunnah ini termasuk ibadah yang memiliki keutamaan besar dan menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meraih pahala tambahan setelah bulan Ramadan.

Berita Terkait

Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah
Jadwal Lengkap Puasa Sunah Oktober–November 2026: Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, dan Daud
Sholat Sunnah Setelah Akad Nikah: Niat, Tata Cara dan Doa yang Dianjurkan
SEMESTA BERBICARA, TAPI SIAPA YANG MENDENGAR?
5 Keutamaan Bersiwak dalam Islam, Sunnah Rasulullah yang Menjaga Kebersihan dan Mendatangkan Ridha Allah
10 Ide Olahan Daging Kurban Selain Sate dan Gulai, Enak hingga Praktis untuk Idul Adha
Bolehkah Makan Sebelum Salat Idul Adha? Ini Sunnah Rasulullah SAW yang Jarang Diketahui
Jadwal dan Bacaan Takbiran Idul Adha 2026, Lengkap dengan Jenis Takbir

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Jadwal Lengkap Puasa Sunah Oktober–November 2026: Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, dan Daud

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:01 WIB

Sholat Sunnah Setelah Akad Nikah: Niat, Tata Cara dan Doa yang Dianjurkan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:37 WIB

SEMESTA BERBICARA, TAPI SIAPA YANG MENDENGAR?

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:00 WIB

5 Keutamaan Bersiwak dalam Islam, Sunnah Rasulullah yang Menjaga Kebersihan dan Mendatangkan Ridha Allah

Berita Terbaru