Breaking News! Prajurit Marinir Tertimbun Longsor Saat Latihan  

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan bahwa sebanyak 23 prajurit Korps Marinir terdampak bencana longsor yang terjadi di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Para prajurit tersebut diketahui tengah menjalani latihan sebelum penugasan pengamanan wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini (RI–PNG).

Menurut Ali, latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan tugas operasi. Namun, kondisi cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah itu selama hampir dua hari diduga kuat menjadi penyebab terjadinya longsor.

Baca Juga :  Pelarian Tersangka 58 Kg S4bu Bongkar Fakta Kampung N4rk0b0! di Jambi

“Hujan dengan intensitas tinggi terjadi cukup lama, sehingga memicu pergerakan tanah dan menyebabkan longsor yang menimpa area latihan, di mana prajurit kami berada,” ujar Ali usai menghadiri rapat bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (26/1/2026).

Ia menyampaikan hingga saat ini empat prajurit telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban lainnya yang belum ditemukan.

Baca Juga :  Rambut Sewu: Satu Langkah Getih, Horor Ritual Hitam Siap Hantui Layar Lebar

Proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala, termasuk akses jalan yang sempit serta cuaca yang belum sepenuhnya membaik. Meski demikian, upaya pencarian tetap dilanjutkan dengan bantuan teknologi seperti drone, kamera termal, dan anjing pelacak.

Berdasarkan laporan, peristiwa longsor tersebut terjadi pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 03.00 WIB, setelah wilayah Cisarua diguyur hujan deras disertai angin kencang selama dua hari berturut-turut.

Berita Terkait

Megaproyek IKN Berlanjut, Kompleks Legislatif dan Yudikatif Masih Dibangun
PDIP Buka Peluang Diskusi dengan PKS soal Polemik Ijazah Gibran
90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Disebut Tak Sesuai Klaim, Pemerintah Siapkan Penindakan
Harga Minyak Dunia Meningkat, Pemerintah Pastikan Pertalite Tak Naik
Kakanwil Ditjenpas Jambi Berikan Kuliah Umum dan Penguatan Karakter kepada 800 Taruna Poltekimipas
Bareskrim Bongkar Dugaan Kecurangan Beras Fortifikasi, Klaim Gizi Tak Sesuai Hasil Lab
Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova
Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Oktober 2026, Cek Syarat dan Lokasi Pengambilan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Megaproyek IKN Berlanjut, Kompleks Legislatif dan Yudikatif Masih Dibangun

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:59 WIB

90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Disebut Tak Sesuai Klaim, Pemerintah Siapkan Penindakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Harga Minyak Dunia Meningkat, Pemerintah Pastikan Pertalite Tak Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jambi Berikan Kuliah Umum dan Penguatan Karakter kepada 800 Taruna Poltekimipas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:21 WIB

Bareskrim Bongkar Dugaan Kecurangan Beras Fortifikasi, Klaim Gizi Tak Sesuai Hasil Lab

Berita Terbaru

Sungai Penuh

Pelantikan Pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh 2026–2030

Senin, 26 Okt 2026 - 16:40 WIB