JAMBI, Pribhumi.com – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, akan menghadapi tantangan tambahan pada balapan Moto3 Grand Prix Hungaria 2026 yang berlangsung Minggu (7/6). Pembalap Honda Team Asia tersebut dijatuhi hukuman long lap penalty (LLP) akibat insiden yang terjadi saat sesi kualifikasi.
Keputusan tersebut diambil setelah FIM MotoGP Steward Panel meninjau kejadian pada sesi Q2, Sabtu (6/6). Veda dinilai memperlambat laju motornya hingga mengganggu pebalap CODE Motorsports, Ruche Moodley, di tikungan kelima sirkuit Balaton Park.
Karena insiden tersebut merupakan pelanggaran pertamanya sepanjang musim Moto3 2026, steward menjatuhkan sanksi berupa satu kali long lap penalty yang harus dijalani saat balapan utama. Selain Veda, dua pebalap lain juga menerima hukuman serupa akibat pelanggaran berbeda selama akhir pekan balapan.
Meskipun mendapat penalti, performa Veda sepanjang sesi kualifikasi tetap menunjukkan perkembangan positif. Pebalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu berhasil mencatatkan waktu terbaik 1 menit 46,845 detik dan mengamankan posisi start kesembilan.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Veda karena menandai kali kelima dirinya menembus posisi 10 besar pada sesi kualifikasi dari delapan seri yang telah berlangsung musim ini. Catatan itu semakin istimewa mengingat Balaton Park merupakan sirkuit baru yang belum pernah ia jajal sebelumnya.
Menjelang balapan, Veda mengaku cukup puas dengan performanya di atas motor meski sempat mengalami kendala pada sesi latihan bebas kedua.
“Saya mengalami kecelakaan pada awal FP2 sehingga tidak bisa menyelesaikan simulasi balapan yang telah direncanakan. Namun kondisi saya baik dan siap kembali tampil saat kualifikasi,” ujar Veda.
Ia menambahkan bahwa dirinya merasa nyaman saat menjalani sesi Q2, terutama pada sektor pengereman yang dinilai menjadi salah satu kekuatan utamanya di lintasan Hungaria.
“Saya merasa cukup percaya diri dan nyaman di atas motor. Sayangnya, catatan lap terbaik saya dibatalkan karena adanya bendera kuning. Padahal selisih waktu dengan pebalap di depan sangat tipis,” katanya.
Meski harus menjalani long lap penalty yang berpotensi membuatnya kehilangan posisi di awal balapan, Veda tetap optimistis mampu kembali merapat ke rombongan depan dan bersaing memperebutkan hasil terbaik.
“Start dari posisi kesembilan masih menjadi modal yang baik untuk tetap dekat dengan grup terdepan. Memang disayangkan harus menerima long lap penalty, tetapi saya akan berusaha keras merebut kembali posisi yang hilang dan memberikan hasil maksimal,” tegas pebalap bernomor 9 tersebut.






