Bocah Hanyut di Drainase Kota Jambi Ditemukan Meninggal Dunia Sejauh 2,5 Kilometer

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Rafa (7), bocah yang dilaporkan hanyut di aliran drainase saat mandi hujan di kawasan Kota Jambi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (21/5/2026) pagi.

Humas Kantor SAR Jambi, Lutfi Mulyawan, mengatakan korban ditemukan sekitar 2,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.

“Korban ditemukan sekitar pukul 07.19 WIB,” ujar Lutfi.

Menurutnya, jasad korban ditemukan di area semak-semak di pinggir saluran parit. Diduga tubuh korban tersangkut setelah terbawa derasnya arus drainase menuju hilir akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut.

“Korban ditemukan di pinggiran parit kawasan semak-semak karena debit air cukup deras,” katanya.

Baca Juga :  Makhluk Raksasa 400 Juta Tahun Lalu Terungkap, Ilmuwan Sebut Bukan Tanaman, Hewan, atau Jamur

Setelah ditemukan, Tim SAR langsung mengevakuasi jenazah korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi diusulkan ditutup pada pukul 08.00 WIB. Seluruh personel dan peralatan yang terlibat dalam proses pencarian juga telah dikembalikan ke masing-masing satuan.

Lutfi turut mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat cuaca ekstrem dan hujan deras.

“Kami mengimbau agar orang tua lebih waspada dan tidak membiarkan anak bermain di sekitar saluran air ketika hujan deras,” ujarnya.

Baca Juga :  Polda Jambi Berkomitmen Berantas Narkoba Secara Tegas!

Sebelumnya, Rafa dilaporkan hanyut saat bermain dan mandi hujan di sekitar saluran drainase di Lorong Mustika, RT 24, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Jambi, pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 16.35 WIB.

Kasi Ops Kantor SAR Jambi, Fadli, menjelaskan bahwa korban saat itu sedang bermain di atas saluran drainase. Namun derasnya arus air membuat korban kehilangan keseimbangan hingga terjatuh dan terseret arus.

“Korban terbawa arus saat mandi hujan di saluran drainase kawasan Paal Merah,” jelas Fadli.

Baca juga Bocah 7 Tahun Diduga Hanyut di Drainase Kota Jambi Saat Mandi Hujan

 

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

DEMA CARE Diluncurkan, Saatnya Advokasi Mahasiswa Dibuktikan dengan Kerja Nyata
Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen
Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah
Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027
Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang
Al Haris Kerahkan Satgas Karhutla, 146 Personel Disiagakan di Tiga Pos Penanganan
ISPU Muaro Jambi Capai 228, Warga Diminta Waspadai Dampak Polusi Udara
Mahasiswa ITB Asal Jambi Meninggal di Cianjur Saat Ikuti Ultra Marathon 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DEMA CARE Diluncurkan, Saatnya Advokasi Mahasiswa Dibuktikan dengan Kerja Nyata

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang

Berita Terbaru