Jambi, Pribhumi.com — Stres dan kecemasan kini menjadi fenomena umum yang dialami banyak orang di era modern. Kondisi ini bahkan sering muncul tanpa pemicu yang jelas, dipicu oleh tekanan hidup, pola pikir berlebihan, serta ketidakstabilan emosi.
Menurut HH Guruji Sundar dari Aathman Awareness Centre, seperti dikutip dari Hindustan Times pada Senin (4/5), stres memang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, ketenangan sejati hanya bisa dicapai ketika pikiran berada dalam kondisi stabil dan damai.
Banyak orang cenderung mencari solusi instan untuk meredakan stres. Padahal, metode seperti pengobatan hanya memberikan efek sementara dan sering kali tidak menyentuh akar permasalahan. Sumber utama stres umumnya berasal dari rasa takut, overthinking, serta kurangnya keseimbangan batin.
Sebagai alternatif, meditasi hadir sebagai solusi yang lebih menyeluruh. Praktik ini tidak hanya membantu meredakan tekanan, tetapi juga melatih individu untuk menghadapi masalah dengan pikiran yang lebih tenang dan jernih, bukan menghindarinya.
Dengan rutin bermeditasi, seseorang dapat membangun kepercayaan diri serta memperkuat ketahanan emosional. Salah satu teknik yang dapat diterapkan adalah fokus pada Chakra Ajna atau yang dikenal sebagai “mata ketiga”. Metode ini diyakini mampu menenangkan pikiran, meningkatkan konsentrasi, serta mengurangi rasa cemas.
Selain itu, meditasi juga berfungsi sebagai sarana refleksi diri. Melalui praktik ini, seseorang dapat lebih mudah memahami tindakan, menerima kesalahan, dan berkembang tanpa menyalahkan orang lain.
Layaknya tubuh yang membutuhkan olahraga, pikiran juga memerlukan waktu untuk beristirahat dan menenangkan diri. Dengan latihan meditasi yang konsisten, stres dapat dikelola dengan lebih baik, sehingga kehidupan terasa lebih seimbang dan terkendali.






