Banjir Jakarta Belum Surut: Puluhan Titik Masih Terendam, Ratusan Warga Bertahan di Pengungsian

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Kondisi banjir di sejumlah wilayah Jakarta masih belum sepenuhnya pulih hingga Minggu siang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, genangan air masih terjadi di puluhan titik permukiman warga dan memaksa ratusan orang mengungsi.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan bahwa hingga pukul 13.00 WIB, masih terdapat 14 RT yang terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi.

“Sebagian wilayah masih tergenang dan terus kami pantau secara berkala,” ujar Yohan dalam keterangan resminya, Minggu (25/1/2026).

Baca Juga :  Kapolri Tegas Tolak Polri di Bawah Kementerian: “Lebih Baik Saya Jadi Petani”

Wilayah paling terdampak berada di Jakarta Timur dengan total 13 RT yang tersebar di beberapa kelurahan. Genangan terjadi akibat tingginya curah hujan serta luapan Kali Ciliwung. Sementara itu, satu RT di Jakarta Utara juga masih terendam akibat hujan intensitas tinggi.

BPBD DKI Jakarta telah menurunkan petugas ke lapangan untuk memantau kondisi terkini, melakukan penyedotan air, serta memastikan sistem drainase dan saluran air dapat berfungsi optimal. Koordinasi juga terus dilakukan dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan banjir.

Baca Juga :  KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

Selain genangan, banjir juga menyebabkan ratusan warga harus mengungsi ke lokasi-lokasi yang telah disiapkan. Tempat pengungsian tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara, dengan memanfaatkan sekolah, balai warga, masjid, dan musala.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, terutama di wilayah bantaran sungai, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

 

Berita Terkait

KPK Usul Harta Tak Dilaporkan Dirampas, Sahroni Ingatkan Potensi Pelanggaran HAM
Kurangi Kemacetan Libur Nataru, Kemenhub Ajukan WFH pada Tiga Tanggal Ini
Nilai Cadangan Lima Konsesi Tambang Tembus Rp 5.400 Triliun, Prabowo Soroti Izin Mangkrak
Menkomdigi Ingatkan Indonesia dan Singapura Saling Bergantung dalam Konektivitas Internet
Demo di DPR hingga Bundaran HI Hari Ini, Polisi Imbau Pengendara Hindari Sejumlah Ruas Jalan
Siklon ARNAB Menjauh, BMKG Waspadai Potensi Hujan Lebat Akibat Sistem Siklonik Baru di Laut Andaman
Harga Emas Antam Stabil di Rp 2,54 Juta per Gram, Simak Daftar Harga Terbarunya
Isu BPJS Kesehatan Dihapus dan Diganti Klinik Koperasi Merah Putih Ramai di Media Sosial

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:47 WIB

KPK Usul Harta Tak Dilaporkan Dirampas, Sahroni Ingatkan Potensi Pelanggaran HAM

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Kurangi Kemacetan Libur Nataru, Kemenhub Ajukan WFH pada Tiga Tanggal Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Menkomdigi Ingatkan Indonesia dan Singapura Saling Bergantung dalam Konektivitas Internet

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Demo di DPR hingga Bundaran HI Hari Ini, Polisi Imbau Pengendara Hindari Sejumlah Ruas Jalan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Siklon ARNAB Menjauh, BMKG Waspadai Potensi Hujan Lebat Akibat Sistem Siklonik Baru di Laut Andaman

Berita Terbaru