Dugaan Pencurian Komponen Sepeda di Kerinci Berakhir Damai, Korban Maafkan Pemuda

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, Pribhumi.com – Personel Polsek Air Hangat, Polres Kerinci, mengamankan seorang pemuda berinisial DI di Desa Balai, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, Jumat (16/10/2026). Pemuda tersebut diamankan setelah warga menduga dirinya hendak mengambil komponen gear sepeda milik seorang pedagang setempat.

Penanganan yang dilakukan kepolisian itu sekaligus mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri terhadap pemuda tersebut. Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setelah beredar di media sosial Facebook.

Berdasarkan keterangan dalam rilis kepolisian, kejadian bermula sekitar pukul 11.40 WIB. Saat itu, sejumlah warga mengamankan DI karena diduga hendak mengambil komponen gear sepeda milik Asnitar, yang dikenal dengan sapaan Mak Leo, berusia 48 tahun.

Pada waktu bersamaan, personel Polsek Air Hangat yang sedang melaksanakan kegiatan Jumat Keliling melintas di lokasi dan melihat kerumunan warga. Petugas kemudian mengambil langkah untuk mengamankan pemuda tersebut dan membawanya ke Mapolsek Air Hangat guna mencegah situasi berkembang menjadi tindakan kekerasan.

Polisi Berkoordinasi dengan Keluarga dan Perangkat Desa

Setelah berada di kantor polisi, petugas melakukan pendalaman dengan meminta keterangan dari pihak terkait, termasuk korban, keluarga pemuda, dan perangkat desa.

Dalam proses tersebut, pihak keluarga menerangkan bahwa DI merupakan penyandang autisme dan tunawicara sejak lahir. Informasi mengenai kondisinya menjadi salah satu pertimbangan dalam penanganan persoalan tersebut secara hati-hati dan mengedepankan pendekatan kemanusiaan.

Baca Juga :  Menkeu Ungkap Rencana Transfer Langsung Uang Pensiun PNS pada 2027

Kepala Desa Balai, Zori Arsir Hadi, turut terlibat dalam koordinasi bersama pihak kepolisian untuk membantu penanganan peristiwa tersebut.

Di tengah kejadian itu, Asnitar memilih memaafkan pemuda tersebut. Dengan didampingi saksi dan aparat kepolisian, korban menyatakan kesediaannya menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Korban Menyatakan Berdamai

Berdasarkan keterangan dalam rilis, penyelesaian tersebut dituangkan dalam surat pernyataan damai yang dibuat oleh korban tanpa paksaan.

Dalam pernyataan itu, korban menyampaikan telah memaafkan DI dengan mempertimbangkan kondisi yang disampaikan pihak keluarga. Korban juga menyatakan tidak akan melanjutkan tuntutan terhadap pemuda tersebut maupun pihak kepolisian terkait peristiwa yang terjadi.

Meski demikian, penyelesaian secara damai dalam suatu peristiwa tidak serta-merta menggantikan prosedur hukum yang berlaku. Penanganan perkara tetap harus memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan serta hak-hak seluruh pihak yang terlibat.

Sikap korban yang memilih jalan kekeluargaan menjadi bagian penting dari upaya meredakan persoalan dan menjaga hubungan baik di tengah masyarakat.

Kapolsek Air Hangat Utamakan Pencegahan Konflik

Kapolsek Air Hangat, IPTU Suoarman Parbo, melalui jajaran personelnya melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari mengamankan pemuda untuk mencegah tindakan main hakim sendiri, mengamankan lokasi kejadian dan barang bukti terkait, hingga meminta keterangan dari korban, saksi, kepala desa, serta keluarga yang bersangkutan.

Baca Juga :  Al Haris Kerahkan Satgas Karhutla, 146 Personel Disiagakan di Tiga Pos Penanganan

Polisi juga memfasilitasi proses penyelesaian secara kekeluargaan sesuai keterangan dalam rilis dan menyampaikan perkembangan penanganan kepada pimpinan.

Langkah cepat tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan situasi di lokasi tetap terkendali.

Masyarakat Diimbau Bijak Bermedia Sosial

Menyusul beredarnya video dan informasi mengenai kejadian tersebut di Facebook, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru menyimpulkan suatu peristiwa berdasarkan potongan video atau informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat juga diharapkan menghindari penyebaran informasi yang dapat memperkeruh keadaan, merugikan pihak terkait, atau mendorong tindakan persekusi.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, situasi di Desa Balai setelah penanganan berlangsung aman dan kondusif.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persoalan di tengah masyarakat perlu disikapi secara bijaksana, dengan mengutamakan keselamatan, menghormati hak setiap orang, serta menyerahkan penanganan dugaan pelanggaran hukum kepada pihak berwenang.

Pendekatan yang mengedepankan kemanusiaan, disertai proses yang sesuai ketentuan, diharapkan dapat menjaga ketertiban sekaligus mencegah terjadinya konflik di lingkungan masyarakat. (Hst)

Berita Terkait

Tinjau TC MTQ ke-55, Kakankemenag Kerinci Ajak Kafilah Tingkatkan Kesungguhan dan Optimisme Raih Prestasi
Festival Budaya Kerinci 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Warga Meriahkan Dermaga Danau Kerinci
DPD PKPS Sungai Penuh Dikukuhkan, Jumadil Pimpin Organisasi Periode 2025–2030
Noka Experience Padukan Kopi dan Budaya Lokal, Warnai Festival Budaya Kerinci 2026
Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova
Ngopi Pendidikan Islam Bersama HBA, Kakankemenag Kerinci Soroti Tantangan Madrasah Era Digital
Besok Dibuka! Festival Budaya Kerinci 2026 Hadirkan Seni, Kuliner, dan Tradisi di Danau Kerinci
Wujudkan Lalu Lintas Tertib, Polres Kerinci Tegas terhadap Knalpot Tak Standar

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Festival Budaya Kerinci 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Warga Meriahkan Dermaga Danau Kerinci

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:00 WIB

DPD PKPS Sungai Penuh Dikukuhkan, Jumadil Pimpin Organisasi Periode 2025–2030

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Noka Experience Padukan Kopi dan Budaya Lokal, Warnai Festival Budaya Kerinci 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Ngopi Pendidikan Islam Bersama HBA, Kakankemenag Kerinci Soroti Tantangan Madrasah Era Digital

Berita Terbaru