Hari Keempat Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Pulau Lebar Masih Misterius

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLOK SELATAN, Pribhumi.com – Operasi pencarian terhadap seorang warga Kabupaten Kerinci yang dilaporkan hanyut di Sungai Pulau Lebar, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, masih terus berlangsung hingga hari keempat, Kamis (5/2/2026). Hingga saat ini, korban belum berhasil ditemukan.

Korban diketahui bernama Asmadi (45), warga Desa Lubuk Pauh, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci. Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Koordinator Unit Siaga SAR Solok Selatan, Vivien Hana Prima, S.Pd., Saat dikonfirmasi Media Andalas Group menjelaskan bahwa sebelum kejadian korban sedang memancing bersama empat rekannya. Saat hendak berpindah lokasi memancing, korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai. Arus sungai yang cukup deras menyebabkan korban langsung terseret aliran air.

Baca Juga :  Peduli Korban Banjir dan Longsor Tapan Azhar Hamzah Bersama IKAPSO Salurkan Sembako

“Sejak kejadian, berbagai unsur telah melakukan upaya pencarian, namun hingga hari keempat korban belum ditemukan,” ujar Vivien.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, BPBD Solok Selatan, BPBD Kerinci, TNI/Polri, Dinas Sosial Kerinci, Damkar Kerinci, RAPI/ORARI, Tagana, Kwarcab Kerinci, perangkat desa, organisasi kepemudaan, serta masyarakat setempat.

Tim SAR menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Kondisi sungai yang sempit dan curam serta banyaknya tebing tinggi menjadi tantangan utama dalam proses pencarian. Selain itu, lokasi kejadian yang berada di area blank spot menyulitkan komunikasi antar tim. Cuaca hujan disertai angin dengan kecepatan sekitar 5 knot juga turut memperlambat proses pencarian.

Baca Juga :  Mobil Wagub Sumbar Vasco Ruseimy Kecelakaan di Solok

Pada Rabu (4/2/2026), tim SAR menemukan alat pancing milik korban di aliran sungai. Penemuan tersebut menjadi salah satu petunjuk dalam memperluas area pencarian.

Untuk operasi selanjutnya, tim SAR berencana melanjutkan penyisiran aliran sungai dari titik lokasi kejadian hingga ke bagian hilir, khususnya pada area yang dinilai aman untuk dilakukan pencarian.

Pihak keluarga bersama masyarakat setempat berharap korban dapat segera ditemukan. Operasi pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan dengan memperkuat koordinasi antar unsur tim gabungan.

Berita Terkait

DPD PKPS Sungai Penuh Dikukuhkan, Jumadil Pimpin Organisasi Periode 2025–2030
Pemkab dan Polisi Selidiki Penanaman Sawit di Kawasan Bekas Karhutla Dharmasraya
Peduli Korban Banjir dan Longsor Tapan Azhar Hamzah Bersama IKAPSO Salurkan Sembako
Wanita Asal Padang Pariaman Meninggal usai Tergelincir di Air Terjun Robo Harau
Tanah Longsor Lumpuhkan Jalan Lintas Tapan – Sungai Penuh, Satlantas Polres Kerinci Imbau Pengguna Jalan Beristirahat
Galodo Terjang Kantor Bupati Kabupaten Solok
Lima Bulan Buron, Anggota DPRD Sumbar Beni Saswin Nasrun Ditangkap Kejaksaan
Longsor Terjang Jalur Padang-Painan, Satu Warga Dievakuasi dan Akses Jalan Terganggu

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:00 WIB

DPD PKPS Sungai Penuh Dikukuhkan, Jumadil Pimpin Organisasi Periode 2025–2030

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Pemkab dan Polisi Selidiki Penanaman Sawit di Kawasan Bekas Karhutla Dharmasraya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Peduli Korban Banjir dan Longsor Tapan Azhar Hamzah Bersama IKAPSO Salurkan Sembako

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Wanita Asal Padang Pariaman Meninggal usai Tergelincir di Air Terjun Robo Harau

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Tanah Longsor Lumpuhkan Jalan Lintas Tapan – Sungai Penuh, Satlantas Polres Kerinci Imbau Pengguna Jalan Beristirahat

Berita Terbaru