Curhat Fuji Jadi Korban Dugaan Penggelapan Hampir Rp 1 Miliar, Justru Disalahkan Netizen

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com — Fujianti Utami kembali mencurahkan isi hatinya terkait kasus dugaan penggelapan uang yang menimpanya. Di tengah upayanya mencari keadilan atas dugaan penggelapan dana hampir Rp 1 miliar yang dilakukan oleh mantan rekan kerjanya, Fuji justru harus menghadapi tekanan lain berupa komentar negatif dari warganet.

Alih-alih mendapat dukungan sebagai korban, Fuji mengaku banyak netizen yang malah menyalahkannya. Beberapa komentar mempertanyakan ketelitiannya dalam mengelola keuangan dan menilai dirinya terlalu polos hingga bisa mengalami kerugian besar.

Fuji mengungkapkan kebingungannya atas respons tersebut. Ia merasa berada di posisi korban, namun justru harus menerima tudingan seolah dirinya turut bersalah atas kejadian tersebut.

Baca Juga :  Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah di Jerez, Menang Dramatis dari Posisi 17

Fuji menjelaskan bahwa aktivitas kerjanya yang sangat padat menjadi salah satu alasan mengapa dugaan penggelapan itu tidak langsung terdeteksi. Ia kerap disibukkan dengan berbagai pekerjaan hingga merasa kelelahan secara fisik dan mental.

Menurut Fuji, setelah bekerja seharian, ia hanya ingin beristirahat. Di hari libur pun, ia berharap bisa menikmati waktu luang bersama teman-temannya tanpa harus terus-menerus mengecek urusan pekerjaan dan keuangan secara detail.

Lebih lanjut, Fuji mengungkapkan bahwa dugaan penggelapan tersebut tidak dilakukan oleh satu orang saja. Meski laporan yang ia ajukan hanya mencantumkan satu nama, ia menduga ada empat hingga lima orang lain yang terlibat dan saling melindungi satu sama lain.

Baca Juga :  Waspada Kobra Saat Trekking, Kenali Tanda Bahaya di Alam Liar

Kerja sama antar oknum tersebut membuat praktik penggelapan sulit terdeteksi sejak awal. Mereka disebut saling menutupi kesalahan masing-masing sehingga masalah tersebut baru diketahui setelah kerugian membesar.

Menghadapi kerugian finansial yang besar sekaligus tekanan mental dari hujatan netizen, Fuji mengakui kondisinya sangat lelah. Ia merasa terkuras baik secara batin maupun fisik karena harus menghadapi proses hukum, kehilangan waktu, rasa sakit hati, serta komentar negatif dari publik.

Meski demikian, Fuji tetap berharap kasus yang menimpanya dapat segera menemui titik terang dan keadilan dapat ditegakkan.

Berita Terkait

The Sacred Riana Ukir Sejarah, Jadi Pesulap Indonesia Pertama Raih Penghargaan Les Mandrakes d’Or
Membanggakan! Jizzy Pearl Bastian Raih Emas di Kompetisi Sains Internasional ISIF 2026
Maia Estianty Soroti Royalti Musik Era Digital, Sebut Zaman Kaset dan CD Lebih Menguntungkan
Lesti Kejora Klarifikasi soal Tim Dituding Ketus, Izara Aishah Akhirnya Minta Maaf
Ungu Siapkan Konser 30 Tahun, Lesti Kejora dan Rossa Jadi Kolaborator
Sinopsis Men in Black: International, Aksi Agen M dan H Ungkap Ancaman Alien di Organisasi MIB
Jumanji: The Next Level Tayang di Bioskop Trans TV, Kisah Petualangan Ekstrem Selamatkan Dunia Gim
Ivan Gunawan Siap Umrah Bersama Ruben Onsu, Pilih Fokus Ibadah Tanpa Saling Menunggu

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:47 WIB

The Sacred Riana Ukir Sejarah, Jadi Pesulap Indonesia Pertama Raih Penghargaan Les Mandrakes d’Or

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Membanggakan! Jizzy Pearl Bastian Raih Emas di Kompetisi Sains Internasional ISIF 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:22 WIB

Maia Estianty Soroti Royalti Musik Era Digital, Sebut Zaman Kaset dan CD Lebih Menguntungkan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Lesti Kejora Klarifikasi soal Tim Dituding Ketus, Izara Aishah Akhirnya Minta Maaf

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Ungu Siapkan Konser 30 Tahun, Lesti Kejora dan Rossa Jadi Kolaborator

Berita Terbaru