Sopir BYD Penabrak Ojol di Jakarta Selatan Mengaku Mengantuk, Polisi Selidiki Kondisi Mobil

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Pengemudi mobil listrik BYD berinisial S (46) yang terlibat kecelakaan beruntun di kawasan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengaku kehilangan konsentrasi karena mengantuk dan melamun saat berkendara. Insiden tersebut mengakibatkan empat mobil mengalami kerusakan serta seorang pengemudi ojek online (ojol) terluka setelah tertabrak kendaraan yang dikemudikannya.

Keterangan tersebut disampaikan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Adiel Aristo, pada Senin (26/10/2026). Berdasarkan pemeriksaan awal, pengemudi diduga tidak berkonsentrasi penuh ketika mengendarai mobilnya.

Polisi menjelaskan, situasi menjadi tidak terkendali ketika kaki pengemudi menginjak pedal gas. Setelah menyadari kendaraannya melaju tanpa kendali, pengemudi disebut panik sehingga tekanan pada pedal gas justru semakin besar.

Kondisi tersebut diduga membuat mobil terus bergerak hingga menabrak sejumlah kendaraan di sepanjang jalan.

Meski demikian, penyidik masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk kemungkinan adanya gangguan teknis pada sistem kendaraan. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah pedal gas dan sistem pengereman berfungsi sebagaimana mestinya.

Pengemudi BYD tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga telah melakukan tes urine terhadapnya untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan zat terlarang saat berkendara.

Baca Juga :  Anggaran Terancam Membengkak, Pemerintah Kaji Penutupan SPPG

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tersangka dinyatakan negatif dari penggunaan alkohol dan narkotika berdasarkan keterangan yang disampaikan kepolisian.

Sementara itu, pengemudi ojol berinisial HS (56), yang diketahui bernama Hasan Syukur alias Agus, mengalami patah kaki akibat kecelakaan tersebut. Korban telah menjalani operasi di Rumah Sakit Fatmawati dan masih berada dalam pemantauan medis untuk mengetahui perkembangan kondisinya.

Kronologi Kecelakaan Beruntun di Panglima Polim

Kecelakaan yang melibatkan mobil listrik BYD itu terjadi pada Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 16.48 WIB di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, menerangkan bahwa mobil BYD awalnya melaju dari arah selatan menuju utara.

Saat berada di depan Win Hotel, kendaraan tersebut menabrak sebuah Honda Brio bernomor polisi B-2967-NGY yang bergerak searah di depannya. Setelah benturan pertama, mobil BYD bergerak ke kiri dan menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban HS.

Peristiwa berlanjut ketika mobil tersebut menghantam kendaraan Wuling bernomor polisi B-1835-ERZ yang sedang berhenti di sisi kiri jalan.

Baca Juga :  Ide Menu Anak Kos: Resep Nasi Daun Jeruk Harum dengan Bumbu Sederhana.”

Benturan itu tidak menghentikan laju mobil BYD. Kendaraan kemudian naik ke trotoar dan menabrak dua mobil lain yang terparkir di area Hotel Amaris, yakni Honda Mobilio bernomor polisi B-1247-WZK dan Toyota Navi bernomor polisi B-2447-TWB.

Rangkaian tabrakan tersebut menyebabkan beberapa kendaraan mengalami kerusakan dan seorang pengemudi ojol harus mendapatkan penanganan medis akibat cedera serius pada kakinya.

Polisi Dalami Penyebab Insiden

Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian penyebab kecelakaan, termasuk dugaan kelalaian pengemudi dan kemungkinan persoalan teknis pada kendaraan listrik tersebut.

Pengakuan bahwa pengemudi mengantuk dan melamun menjadi salah satu aspek yang diperiksa penyidik. Namun, dugaan gangguan pada pedal gas maupun sistem pengereman juga masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan kendaraan.

Hasil penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat menjelaskan faktor yang menyebabkan mobil BYD kehilangan kendali hingga menabrak sejumlah kendaraan dan melukai pengemudi ojek online

Polisi juga terus memantau perkembangan kondisi korban yang telah menjalani operasi. Penanganan kasus ini mencakup proses hukum terhadap tersangka sekaligus pendalaman teknis untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara menyeluruh. (Hst)

Berita Terkait

Al Haris Kerahkan Satgas Karhutla, 146 Personel Disiagakan di Tiga Pos Penanganan
Apakah ISPA Berbahaya? Ini Gejala Serius dan Kelompok yang Paling Rentan
5 Makanan Terkenal di Dunia dan Kisah Unik di Balik Sejarahnya
Pre-order iPhone 18 Pro dan Pro Max di iBox Dibuka, Ini Cara Pesannya
Ide Menu Anak Kos: Resep Nasi Daun Jeruk Harum dengan Bumbu Sederhana.”
Rutan Kelas IIB Sungai Penuh Gelar Yasinan Bersama WBP untuk Perkuat Pembinaan Keagamaan
Nelly Afrianty Tekankan Penguatan Kepemimpinan Pembelajaran di SMAN 4 Kerinci
Hutri Randa resmi mengemban amanah sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Sungai Penuh

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Sopir BYD Penabrak Ojol di Jakarta Selatan Mengaku Mengantuk, Polisi Selidiki Kondisi Mobil

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Al Haris Kerahkan Satgas Karhutla, 146 Personel Disiagakan di Tiga Pos Penanganan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Apakah ISPA Berbahaya? Ini Gejala Serius dan Kelompok yang Paling Rentan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:38 WIB

5 Makanan Terkenal di Dunia dan Kisah Unik di Balik Sejarahnya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Pre-order iPhone 18 Pro dan Pro Max di iBox Dibuka, Ini Cara Pesannya

Berita Terbaru