Putri Kusuma Wardani Kembali Tumbang dari An Se Young di Perempatfinal All England 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Langkah pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, harus terhenti di babak perempatfinal All England 2026 setelah kembali dikalahkan oleh pemain nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se Young.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Birmingham pada Jumat (6/3/2026), Putri kalah dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 14-21. Kekalahan ini memperpanjang catatan negatif Putri saat menghadapi An Se Young.

Pebulutangkis berusia 23 tahun tersebut mengakui masih perlu meningkatkan banyak aspek permainan, terutama dalam hal konsistensi serta kemampuan mengambil keputusan saat berada di lapangan.

Menurut Putri, dirinya sempat mampu meraih beberapa poin, namun kesulitan menjaga ritme permainan sehingga kehilangan banyak angka.

“Dari segi konsistensi dan cara berpikir di lapangan harus benar-benar kuat. Saya belum bisa menjaga itu sehingga setelah mendapat dua atau tiga poin, justru kehilangan banyak poin berikutnya,” ujar Putri.

Baca Juga :  Ekspor SDA Satu Pintu Resmi Berlaku, Pengusaha Ajukan Enam Masukan untuk Pemerintah

Sejauh ini, Putri telah sembilan kali berhadapan dengan An Se Young dan selalu berakhir dengan kekalahan. Dari seluruh pertemuan tersebut, Putri hanya mampu merebut dua gim, yakni saat bertanding di Indonesia Masters 2023 dan BWF World Tour Finals 2025.

Pada pertemuan lainnya, termasuk di All England 2026, Putri selalu kalah dalam dua gim langsung. Ia pun mengakui masih mencari cara yang tepat untuk menembus pertahanan serta pola permainan lawannya tersebut.

“Kami sudah sering bertemu, jadi masing-masing pasti belajar kelebihan dan kekurangan. An Se Young pasti juga terus berkembang, begitu juga saya. Tapi sampai sekarang saya masih mencari cara terbaik untuk bisa mengalahkannya,” kata Putri.

Baca Juga :  Ketua Umum AJI : Jurnalisme Harus Berpihak pada Kebenaran, Bukan Kekuasaan

Meski gagal melaju ke semifinal, Putri tetap bersyukur atas pencapaiannya di turnamen bergengsi tersebut. Ia menilai perjalanan hingga babak perempatfinal memberikan banyak pengalaman berharga.

Menurutnya, menghadapi pemain peringkat satu dunia menjadi pelajaran penting mengenai bagaimana menjaga konsistensi serta strategi bermain di level tertinggi.

“Ini pengalaman yang sangat baik bisa sampai perempatfinal All England. Saya belajar bagaimana pemain nomor satu dunia menjaga pola pikir, konsistensi, dan cara bermain yang bukan hanya menyerang, tapi juga membuat lawan kehilangan poin sendiri,” ujarnya.

Berita Terkait

Honda Racing Indonesia Borong Lima Gelar Juara Nasional di Mandalika
Indonesia Tempati Posisi Delapan Asian Para Games 2026, Kadek Dwi dan Fadli Ukir Prestasi
Membanggakan! Jizzy Pearl Bastian Raih Emas di Kompetisi Sains Internasional ISIF 2026
ITB Ultra Marathon 2026 Sukses Digelar, Donasi Pendidikan Tembus Rp1,03 Miliar
perawatan dan cara melipat atau menggulungnya sebelum dimasukkan ke dalam tas.
Ade Rai Ungkap 7 Strategi Jalan Kaki untuk Mendukung Pembakaran Lemak
Prestasi bersejarah ditorehkan atlet panahan Indonesia, Nurisa Dian Ashrifah, raih Bonus fantastis 
Hasil Denmark Open 2026: Fajar/Fikri ke Final Usai Kalahkan Juara Dunia

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:30 WIB

Honda Racing Indonesia Borong Lima Gelar Juara Nasional di Mandalika

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Tempati Posisi Delapan Asian Para Games 2026, Kadek Dwi dan Fadli Ukir Prestasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Membanggakan! Jizzy Pearl Bastian Raih Emas di Kompetisi Sains Internasional ISIF 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:39 WIB

ITB Ultra Marathon 2026 Sukses Digelar, Donasi Pendidikan Tembus Rp1,03 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:29 WIB

perawatan dan cara melipat atau menggulungnya sebelum dimasukkan ke dalam tas.

Berita Terbaru